Rabu, 25 Maret 2015

Cara Menguji Kondisi Hardware Perangkat Android


Test hardware perangkat Android dimaksudkan untuk memperoleh informasi mengenai spesifikasi asli yang ada di dalamnya karena sekarang banyak sekali brand yang melakukan kecurangan dengan memalsukan spesifikasi yang dipakai. Selain itu, test hardware Android juga bisa dipakai untuk mengecek kerusakan perangkat terutama untuk Operekers yang membeli produk Second. Simak cara sederhana Test Hardware Android pada ulasan di bawah ini.

  1. Menggunakan Kode Rahasia
Android-Secret-Codes
Cara Pertama ialah Kita bisa melakukan tes dengan menekan beberapa kode tertentu seperti saat Operekers ingin melihat kode IMEI (*#06#). Lakukan beberapa tes kecil berikut dengan kode-kode ini sebelum membeli Android bekas:
  • *#*#0*#*#* LCD Test.

Kode ini memiliki fungsi utama untuk memeriksa layar. Setelah menekan kode ini akan muncul beberapa tombol pilihan red, green, blue, receiver (white), vibration (black), dimming, megacam, sensor, touch, sleepmode, speaker, dan sub key.

  • *#2664#

Kode ini juga untuk memeriksa layar. Setelah menekan kode layar akan berubah menjadi hitam, sentuh layar dan gerak-gerakkan, garis merah akan muncul. Apabila Anda menarik garis dan ada yang putus, berarti ada masalah dengan layar ponsel.

  • *#2663# Touch screen version.

Pada menu ini terdapat info touch screen firmwire version, dan pilihan untuk update secara online.

  • *#0673# Melody Test.

Kode ini untuk memeriksa speaker. Setelah menekan kode ini akan muncul tombol pilihan Speaker_on, Receiver_on, Headset_on Left, Headset_on Right, Receiver_Headset_on Left, Receiver_Headset_on Right, OFF, dan EXIT.

  • *#0842# Device test.

Kode ini untuk memeriksa kemampuan getaran ponsel. Pada menu ini akan ada beberapa tombol On, Off, Auto untuk mencoba mode getar ponsel.

  • *#*#4636#*#* Testing.

Kode in berisi menu informasi handset, informasi baterai, menampilkan stastitik penggunaan ponsel dan aplikasi. Juga bisa diketahui informasi tentang WiFi.

  • *#232337# Bluetooth test.

Setelah memasukkan kode ini akan tampil Bluetooth device address.

  • *#44336# Version.

Menampilkan informasi versi firmwire ponsel, waktu pembuatan ponsel, dan changelist.

  1. Menggunakan aplikasi Z Device Test
z_device_test_main_580
Cara paling mudah dan sederhana untuk Test Hardware Android adalah melalui sebuah aplikasi. Salah satu aplikasi untuk Test Hardware Android yang bisa Anda pakai adalah Z Device Test yang dapat ditemukan di dalam Google Play Store.
Memang banyak sekali developer yang membuat sebuah aplikasi untuk digunakan Anda yang ingin melakukan Test Hardware Android. 
  • Kamera
Di dalam aplikasi Pengujian Hardware Android ini, Anda bisa melakukan pengecekan kamera yang ada di dalam perangkat. Melalui salah satu fitur dalam Z Device Test, Anda bisa mengecek kamera belakang mulai dari besaran piksel yang didukung kamera tersebut sampai fitur apa saja yang disematkan pada kamera belakang. Selain itu, Anda juga bisa mengecek kamera depan mulai dari ukuran sampai kualitasnya. Tapi jika perangkat smartphone atau tablet Anda tidak dilengkapi fitur kamera, Anda bisa melewat pengecekan ini.
  • GPS
Operekers pun bisa melakukan pengecekan GPS menggunakan aplikasi Test Hardware Android, Z Device Test ini. Anda bisa mengecek status GPS, tingkat akurasi penguncian sebuah lokasi dan menguji bagaimana akurasi GPS yang tertanam pada perangkat Android Anda.

  • Wi-Fi
Selain GPS, Anda bisa mengecek juga kualitas Wi-Fi dalam perangkat Anda. Status Wi-Fi bisa dilakukan pengujian melalui fitur dalam Z Device Test ini. Selain itu, terlihat juga informasi mengenai status jaringan Wi-Fi yang sedang digunakan.

  • BLuetooth
Fitur konektivitas Bluetooth juga bisa dicek melalui aplikasi Test Hardware Android ini. Anda bisa mengecek status Bluetooth apakah dapat berjalan normal atau terjadi sebuah kerusakan.

Irit Bandwidth Data Internet di Android


Android merupakan sistem operasi mobile dengan paling rakus paket data Internet. Di Android, untuk akses izin menggunakan koneksi internet pertama kali ditanyakan pada saat menginstal aplikasi tersebut. Sehingga aplikasi dengan membutuhkan koneksi internet akan berjalan sebagai background. Hal inilah yang menyebabkan paket data cepat habis.
Sinkronisasi juga meruapakan salah satu penyebabnya, jika banyak mengaktifkan apalagi mencentang Google+ upload photo. Tanpa disadari kouta internet akan cepat habis.
Jika memiliki akses paket data tak terbatas dengan koneksi Wi-fi tentu tidak masalah. Berikut tips irit bandwidth data Internet di Android baik saat menggunakan untuk browsing maupun melakukan pembatasan akses mobile intenet pada beberapa aplikasi.
1. Menggunakan Opera Mini
  • Unduh Opera Mini di Google Play Store
  • Buka aplikasi Opera Mini lalu masuk ke Settings.
  • Pada bagian Image Quality ganti dari high ke low.
  • Atau jika oprekers hanya ingin membaca saat browsing, bisa menonaktifkan gambar.
  • Saat browsing, Opera Mini akan otomatis mengkompresi data & dengan pengaturan tersebut dapat mengurangi pemakaian kouta data.
2. Menggunakan Google Chrome browser
Tips Irit Kouta Chrome
  • Unduh aplikasi Google Chrome di Google Play Store
  • Buka aplikasi tersebut lalu masuk ke Setting.
  • Selanjutnya pilih Reduce data usage.
  • Aktifkan fitur tersebut dipojok kanan atas.
  • Kini Oprekers dapat menghemat kouta data internet hingga mencapai 50% saat browsing.
3. Hilangkan Iklan dengan Atlas Browser
  • Unduh Atlas Browser di play store Android
  • Buka aplikasi tersebut lalu klik start browsing.
  • Klik logo setting yang terdapat di pojok kanan atas.
  • Aktifkan content filter, browsing mode ganti ke mobile, experience bisa di ubah ke LO-FI/TEXT.
  • Dibagian pop-ups pilih block, dan terakhir di Location pilih Off.
  • Saat mengaktifkan conten filter, otomatis browser Atlas akan memblok iklan.
4. Atur konektivitas aplikasi di Android
Tips Irit Bandwidth Data Internet di Android
  • Masuk ke Settings perangkat Android.
  • Pilih Data Usage dan klik ikon Options di kanan atas.
  • Lalu pilih ‘Restrict background data’.
  • Untuk filter beberapa aplikasi scroll ke bawah.
  • Maka akan terlihat aplikasi yang membutuhkan akses internet.
  • Pilih aplikasi yang ingin dibatasi akses datanya hanya dengan WiFi.
  • Sentuh aplikasi tersebut dan centang opsi ‘Restrict background data’.
Dengan menggunakan restrict background data, harus dengan membuka aplikasi tersebut baru akses internet untuk aplikasi tersebut bisa digunakan. Jangan gunakan fitur ini jika oprekers menggunakan messenger (WhatsApp, BBM, LINE, dan lainnya) karena pesan masuk baru diterima saat membuka aplikasinya. Solusinya gunakan restrict bacground data untuk beberapa aplikasi yang diinginkan.

Hemat Penggunaan Data Android


1. Mengunggah YouTube
youtube upload
Mengunggah video ke YouTube dapat memakan data kira-kira 200MB pada setiap video HD yang diunggah. Jadi, jika pengguna mengunggah lima video berdurasi satu menit per bulan, pengguna akan menghabiskan data berukuran gigabyte.
2. Video Chat
videocallilus
Jika pengguna ingin menghemat data, hentikan penggunaan Skype dan FaceTiming atau video call lainnya. Sebenarnya, ini semua tergantung pada aplikasi yang digunakan dan tampilan resolusi obrolan video.
3. Online Gaming
ol game
Jika pengguna merupakan pecinta game online, maka hindari game aksi real-time seperti Asphalt 8, Clash Of Clan, Modern Combat 5 dan sejenisnya. Sebab, game ini diperkirakan memakan data yang tidak sedikit.
4. Music Streaming Dan Video Streaming
music stream
Salah satu penyebab borosnya penggunaan data, yakni music streaming. Jika layanan musik streaming dengan kecepatan 320 Kbps bit rate dapat menghabiskan data 2.4 MB per menit, maka pengguna dapat menghabiskan data sekira 115MB per jam, bahkan jika pengguna hanya mendengarkan beberapa kali per minggu. Jadi sangat disarankan untuk mendengarkan music streaming pada saat tersedia WiFi jika pengguna tidak ingin datanya habis.
Seperti music streaming, video streaming juga dapat memakan banyak data. Menurut Netflix, diperkirakan untuk menonton video streaming akan memakan data 3GB per jam untuk video berkualitas HD.

Nonton Video secara Offline di Youtube Android


Google kini memperbaharui aplikasi streaming video paling populer di dunia. Dengan fitur dan tampilan baru YouTube membuat aplikasi ini menarik untuk diupdate. Dari sisi tampilan YouTube untuk Android sudah mengikuti aplikasi Google lainnya yang menggunakan antar muka khas material design.

YouTube Offile Video
Selain itu fitur menonton video secara offline pun disematkan pada aplikasi ini. Indonesia merupakan salah satu negara yang beruntung untuk fitur baru ini. Selain itu ada negara Filipina dan India. Dengan adanya fitur ini, pengguna YouTube untuk Android bisa menonton video YouTube tanpa harus lagi melakukan streaming video dan menunggu buffering video karena koneksi yang lelet.
Berikut ini langkah-langkah cara nonton video secara offline di Youtube Android:
YouTube Offline
  • Pilih resolusi yang diinginkan. lalu klik OK.
Download Video YouTube
Untuk melihat video yang sudah didownload tersebut, caranya cukup ke menu Offline. Pastikan oprekers mengunduh video tersebut dengan hanya koneksi Wifi saja, agar kouta paket data operator yang digunakan tidak cepat habis. Untuk mengunduh video dengan hanya koneksi Wifi ke Settings YouTube > Offline > Pastikan Add over Wi-Fi only sudah tercentang.
Wi-Fi YouTube Video
Perlu diingat tidak semua video yang di YouTube bisa digunakan untuk ditonton secara offline. Untuk mengunduh video tersebut bisa dengan aplikasi TubeMate. Serta kekurangannya video yang telah diunduh hanya bisa diputar melalui aplikasi YouTube, tidak bisa diputar dengan aplikasi player video yang Anda miliki.

BBM Lambat dan Sering Error?


Di awal kemunculannya, aplikasi BBM di Android langsung diunduh jutaan penggunanya. Aplikasi ini pun sering mendapatkan Update setiap terjadi permasalahan maupun setelah mendapat banyak komplain yang disampaikan penggunanya. Nah apakah aplikasi BBM di Android Oprekers sering mengalami Lemot atau sulit diakses? Sepertinya aplikasi ini berjalan kurang optimal karena penggunaan RAM nya yang cukup boros atau kapasitas RAM pada perangkat sangat minim. Untuk itu sebaiknya coba lakukan beberapa trik ini agar aplikasi BBM di Android selalu berjalan lancar.

AKSES ROOT
mydroidwasroot
Untuk memaksimalkan penggunaan BBM di Android dan meminimalisir konsumsi RAM, Anda diharuskan memiliki perangkat Android yang telah memiliki akses root. Oprekers dapat mencari tambahan informasi mengenai Root karena setiap smartphone memiliki cara berbeda. Solusi lain, Oprekers dapat menggunakan aplikasi Root Framaroot atau Root Master yang tersedia di Google Play Store.

INSTALL DISABLE SERVICE
disable service
Nah jika smartphone Android Oprekers telah memiliki akses root, langkah selanjutnya adalah mendownload aplikasi Disable Service yang juga dapat diunduh dari Google Play Store secara gratis. Sedikit informasi aplikasi Disable Service ini mendukung perangkat Android 2.2 Froyo dan hanya memiliki ukuran 588 KB saja. Setelah selesai mengunduhnya, lanjutkan langkah selanjutnya dengan membuka aplikasi Disable Service dan jika pada layar terdapat perintah Superuser Request, dan diharuskan mengklik Grant yang artinya memberi akses aplikasi ini untuk masuk ke dalam sistem perangkat Oprekers. Untuk pengguna aplikasi Android 2.3 Gingerbread keatas, user diharuskan mengklik usb debugging mode yang biasanya terdapat di Developer Options, di dalam menu Setting.
LANGKAH OPTIMASI
banner-booster-app-review
Setelah smartphone mendapat akses root dan mengizinkan aplikasi Disable Service untuk berjalan, selanjutnya lakukan langkah optimasi dengan cara membuka aplikasi Disable Service. Ketika membuka aplikasi ini, Oprekers akan menemukan daftar aplikasi apa saja yang berjalan pada smartphone seperti Push Service, Upload Service, Pull Ads Service maupun beragam aplikasi pihak ketiga. Oprekers dapat memilih aplikasi BBM Service dan BBM Account Service dengan mencontrengnya dan sebaiknya harus berhati-hati agar tidak mencontreng aplikasi lain.
Kemudian setelah memilih aplikasi BBM yang tampil di layar, Oprekers dapat langsung keluar dari aplikasi dan melanjutkannya dengan me-reboot perangkat Android. Begitu mudah kan? Sekarang Oprekers dapat membuka kembali aplikasi BBM di Android dan merasakan aplikasi ini begitu ringan berjalan pada perangkat Oprekers.
Selain trik di atas, disarankan sering-ering menghapus Cache yang bersarang pada perangkat Android Oprekers, menggunakan bantuan aplikasi pihak ketiga seperti Clean Master atau One Tap Cleaner agar keseluruhan fitur dan aplikasi yang ada di perangkat Android dapat berjalan lebih Optimal.
KESIMPULAN
Tips diatas bisa menjadi pilhan Oprekers agar BBM tidak terasa lambat, dan untuk Oprekers ketahui pilihlah aplikasi pihak ketiga yang sesuai dengan perangkat Oprekers, karena banyak dari aplikasi-aplikasi (booster,dsb) tersebut bukannya meringankan kerja dari perangkat Oprekers, justru membuat Perangkat semakin lambat. Ikuti info-info menarik di OprekAndroid seputar tips dan trik mengenai android.