Rabu, 25 Maret 2015

Cara Memaksimalkan Performa Android Tanpa Root


Proses root atau ‘pembebasan’ akses sistem operasi Android bagi beberapa Pengguna mutlak dibutuhkan untuk memaksimalkan performa smartphone. Banyak yang khawatir dengan rooting Android mulai dari smartphone bisa mati total, rawan virus, hingga hilangnya garansi bisa menjadi mimpi buruk.
Jika Oprekers termasuk golongan pengguna yang belum mau smartphone-nya di-root, ada beberapa tips dan trik mudah yang bisa dipakai untuk meningkatkan performa smartphone. Walaupun hasilnya tidak semaksimal rooting, namun tips ini layak dicoba.
1. Restart smartphone secara berkala
android-restart
Cara ini dapat membuat cache pada aplikasi atau data sisa kegiatan online aplikasi-aplikasi terhapus. Smartphone yang sudah dihidupkan kembali akan terasa lebih cepat dan tidak mudah lag, meski Oprekers menginstal banyak aplikasi.
2. Jangan instal banyak aplikasi
No-Android_thumb
Setelah membeli smartphone, sebaiknya lihat batas kemampuan smartphone dari spesifikasinya. Dengan begitu Kalian bisa tahu jumlah aplikasi ideal yang bisa dijalankan oleh smartphone. Memberi beban pada smartphone justru membuat performanya semakin turun. Semakin banyak aplikasi yang terpasang, otomatis akan banyak memori yang harus dipakai dan akhirnya membuat smartphone semakin lambat. Oleh sebab itu, selalu pasang aplikasi yang benar-benar dibutuhkan saja.
3. Selalu update OS Android
upgrade-android
Rajin mengupdate OS Android atau ROM yang disediakan oleh pabrikan. Update OS dan ROM Android biasanya akan memberikan banyak pembaruan yang membuat performa smartphone lebih baik dan stabil. Dan disarankan membeli smartphone dari vendor-vendor yang memiliki reputasi baik, sehingga pembaruan akan semakin cepat dikeluarkan oleh pabrikan tersebut.
4. Hapus aplikasi secara rutin
delete apps
Nah, dari pada menambah aplikasi yang berujung pada merosotnya performa, lebih baik menghapus aplikasi tidak terpakai dan menggantinya dengan yang baru. Karena seiring dengan berjalannya waktu, ada aplikasi-aplikasi dalam smartphone yang tidak kita butuhkan.
5. Nonaktifkan aplikasi
Disable_app

Kalau Oprekers belum rela menghapus aplikasi yang jarang dipakai, Kalian bisa mengambil jalan pintas untuk tetap meningkatkan performa smartphone, yaitu dengan mematikan atau men-disable aplikasi tersebut. Langkah ini dapat dilakukan di opsi ‘Aplikasi’ di menu pengaturan. Disable atau ‘hentikan’ tidak akan menghapusnya, tetapi menonaktifkannya untuk sementara.
6. Segera update aplikasi
app-updates1
Secara rutin, developer aplikasi Android pasti akan menerbitkan pembaruan atau update pada aplikasi buatan mereka di Google Play. Meski notifikasi update terkadang terasa menjengkelkan, lebih baik Anda tidak menghiraukan pemberitahuan tersebut. Rutin mengupdate aplikasi dapat memperbaiki kesalahan sistem atau bug pada aplikasi tersebut. Beberapa bahkan menyediakan fitur baru yang bisa mendongkrak performa smartphone. 

Cara Mengamankan Andoid Dari Virus


Berikut cara jitu mengamankan Android dari virus:
1. Nonaktifkan unknown sources
Menginstall aplikasi dari luar non Google Play memang tidak direkomendasikan. Hal ini yang menjadi penyebab utama Android terserang virus. Pengguna banyak terjebak dengan paket instalasi aplikasi. Aplikasi yang dimodifikasi biasanya diunduh secara tiba-tiba jika mengunjungi situs bajakan, judi atau situs-situs dewasa.
  • Masuk ke menu Settings perangkat Android.
  • Di sub-menu Personal, pilih Security.
  • Scroll ke bawah dan nonaktifkan ‘Unknown sources’.
  • Dengan cara ini dapat memblokir instalasi aplikasi di luar Play Store.
disable unknown sources
2. Install antivirus
Antivirus merupakan penangkal program jahat. Banyak antivirus populer di PC mudah didapatkan di Android. Sebut saja Kaspersky, Avast, AVG, Norton, Lookout security dan lainnya. Kesemua aplikasi terdapat yang berbayar, free premium hingga gratis. Pastikan selalu update databases antivirus untuk proteksi lebih.
Android security
3. Aktifkan opsi Verify Apps di Google Settings
Cara ini merupakan barisan pertahan sistem keamanan di Android. Aplikasi yang diinstall di luar play store akan dicek apakah mengandung kode-kode jahat/berbahaya atau tidak. Verify Apps adalah fitur dari aplikasi Google services dan akan memberitahukan aplikasi yang berbahaya sebelum menginstallnya.
  • Buka Google Settings pada perangkat Android.
  • Pilih opsi ‘Verify Apps’ lalu centang.
  • Atau bisa melalui menu Settings perangkat > Security, centang Verify Apps.
Verify app android
4. Pintar Memilih Aplikasi di Play Store
Ingat dengan aplikasi BBM palsu di Play Store? Mudahnya para developers mengupload aplikasi di pasar android menjadi kekurang sistem operasi ini. Meski aplikasi-aplikasi palsu tersebut bukan virus, tepatnya adware tetap saja merupakan program yang merugikan. Berikut tips mengatasinya:
  • Di aplikasi yang akan diunduh, lihat komentar dan rating terlebih dahulu.
  • Lihat Developer yang membuat aplikasi tersebut. Jika ada logo Top Developer, maka akan aman.
  • Cek permission detail pada aplikasi tersebut.
  • Hindari mengunduh aplikasi berkonten dewasa.
5. Update Versi Android terbaru
Google dan vendor bekerja sama untuk meningkatkan keamanan di Android. Di Android Lollipop terdapat fitur keamanan yang ditingkatkan seperti enkripsi dan SELinux.

Tips BackUp APK File Di Android


Membackup data merupakan hal yang tidak bisa dianggap sepele. Hal ini dilakukan guna mencegah kehilangan data atau file penting. Biasanya para pengguna android membutuhkan aplikasi/layanan untuk mebackup aplikasi, kontak, percakapan SMS/MMS, file multimedia seperti foto dan video dan file lainnya.
Berikut ini tips backup kontak, APK dan file di Android untuk pengguna baru (newbie guide).
1. Backup aplikasi dengan AppMonster
AppMonster merupakan aplikasi yang powerfull untuk membaackup aplikasi. Aplikasi ini tidak memakan banyak ruang penyimpanan. Serta dapat digunakan untuk perangkat Android yang belum di root.
  • Unduh aplikasi AppMonster free atau pro di Play Store 
  • Buka AppMonster dan klik opsinya di sudut kanan atas
  • Pilih ’Backup All’
  • Atau jika tidak ingin backup semua file, klik file aplikasi yang diinginkan dan klik ‘Backup’
Backup APK APPmonster
2.  Cara Backup Kontak
Cara backup kontak disini dengan cara manual. Artinya mengambil file kontak (.vcf). File tersebut bisa digunakan untuk mengimpor kontak ke perangkat non Android atau mengimpor kontak ke akun Google lainnya.
  • Buka aplikasi Kontak/People di perangkat Android oprekers
  • Tap pada menu opsi
  • Pilih Import/Export. Untuk backup kontak pilih ‘Export to storage’
  • Akan ada dialog export contacts. Klik Ok
  • Ke File Manager, backup file berekstensi .vcf
3. Backup SMS dan MMS
Aplikasi Easy Backup & Restore merupakan salah satu aplikasi backup terbaik. Aplikasi ini gratis dan bisa menyimpan ke cloud system seperti Dropbox, Google Drive dan One Drive (Microsoft).
  • Unduh aplikasi Easy Backup & Restore di Play Store
  • Buka aplikasi tersebut dan akan ada dialog untuk melakukan backup. Klik ‘Yes’
  • Pilih kategori yang akan dilakukan backup. Kemudian klik ‘Ok’ lagi
  • Akan muncul kolom dialog untuk backup di SD Card, Gmail, Dropbox, Google Drive, dan One Drive
  • Jika memilih SD Card, Oprekers bisa kustomisasi folder backup-nya dengan klik ‘browse’
Easy Backup & Restore
4. Cara Backup foto dan video di Google+
  • Buka aplikasi Google+ di perangkat yang Oprekers miliki
  • Ke Account Settings, di sub-menu General Settings tap pada ‘Auto Backup’
  • Klik ‘On’ pada Auto Backup yang terdapat di atas
  • Di Backup Settings > Back up Photos, pilih ‘Over Wi-Fi Only’
  • Ke aplikasi Photos, geser ke kanan dan pilih ‘On Device’
  • Pilih folder lain selain kamera untuk melakukan backup foto atau video untuk di backup otomatis jika tersedia koneksi Wi-Fi.
Backup foto & Video Google+
5. Backup file melalui Dropbox
Siapa yang tak kenal dengan aplikasi ini? Pengguna dropbox terus menyingkat seiring banyaknya pengguna yang melakukan peyimpanan data melalui layanan awan.
  • Unduh aplikasi Dropbox melalui Play Store
  • Buka aplikasi lalu login/register terlebih dahulu
  • Untuk mengunggah file yang ingin di backup, cukup klik ‘Upload here’
  • Selain melakukan backup data, Oprekers juga bisa membagikan file/copy link yang telah diunggah sebelumnya
  • Caranya dengan klik tanda panah di sebelah kanan nama file dan pilih ‘Share’
  • Untuk copy link, setelah menekan opsi ‘Share’ Oprekers bisa memilih ‘Copy link’

Mempercepat Google Chrome Di Android








Google Chrome merupakan aplikasi browsing yang sangat populer didunia maya, dan di android Google Chrome juga paling rae digunakan daripada aplikasi browsing lainnya, tetapi sayangnya Google Chrome di android masih kurang stabil dan memuaskan karena sering terjadi kontradiksi di OS android, tetapi anda yang menggunakan smartphone Android dan menggunakan aplikasi Google Chrome di Android ga usah kawatir karena semua masalah diatas dapat kita pecahkan dengan menggunakan langkah-langkah berikut:

1) Bukalah aplikasi Chrome di perangkat Android Anda dan ketik "chrome://flags/#max-tiles-for-interest-area" atau  copy/ paste melalui ponsel Anda.
Mempercepat Google Chrome Di Android
Mempercepat Google Chrome Di Android
Langkah di atas memungkinkan browser untuk menggunakan memori RAM hingga 512 MB, jauh dari versi default yang hanya sebesar 64 MB dan juga bisa menurunkan frame rate. Caranya cukup sentuh kotak yang ada di bawah tulisan `Maximum tiles for interest area` dan pilih angka 512 dan tekan `Relaunch Now`.

2) Langkah selanjutnya, ketik "chrome://flags/#enable-new-ntp" dengan cara menyentuh kotak yang ada di bawah tulisan `Enable the new NTP` dan ganti pengaturan Default dengan Enable, lalu pilih `Relaunch Now'.

Mempercepat Google Chrome Di Android
Mempercepat Google Chrome Di Android

Dengan dua langkah sederhana di atas, peramban Chrome Anda di perangkat Android dijamin akan berjalan jauh lebih cepat dan menjadi lebih responsif. Selamat mencoba dan semoga nbermanfaat.

Manfaat Rooting Ponsel Android


1. Hak Akses Administrator

Manfaat pertama mengakses hak administrator atas Android adalah kontrol penuh atas aplikasi yang terinstal pada ponsel Anda . Tidak lama lagi harus menderita dari laci app berantakan dan mengurangi ruang memori diambil oleh operator pra-instal aplikasi dan produsen , Anda langsung dapat memotong bloatware dan tetap hanya aplikasi yang Anda inginkan .

Bahkan jika Anda up to date dengan Android 4.1 atau di atas , yang memberikan pengguna kemampuan untuk menonaktifkan aplikasi pra-instal jika Anda tidak ingin melihat atau menggunakannya , Anda tidak dapat secara permanen menghapus mereka , mereka masih ada memakan ruang memori Anda . Rooting adalah satu-satunya cara untuk secara permanen menyingkirkan aplikasi ini sial , tapi tolong jangan menghapus sesuatu yang penting atau handset Anda mungkin tidak dapat bekerja dengan baik . Aplikasi seperti Titanium Backup sangat membantu untuk mengatur dan pemusnahan bloatware ini .

2. Backup lebih baik

Hal ini membawa saya baik untuk manfaat utama berikutnya dari Android , peningkatan cadangan dan memulihkan opsi . Seperti telah disebutkan, Titanium Backup merupakan salah satu aplikasi backup yang paling populer digunakan oleh rooters , dan ini , atau aplikasi serupa , sangat penting jika Anda akan mulai bermain-main -main dengan software Android . Tapi serta bertindak sebagai jaring pengaman dalam kasus Anda menghapus sesuatu yang penting , Titanium Backup juga dapat digunakan untuk backup data pengguna Anda, dari pesan SMS ke bookmark browser .


Bahkan lebih baik lagi , setelah berakar Anda dapat membuat backup lengkap seluruh handset Anda menggunakan pilihan ClockworkMod Recovery, menyediakan Anda dengan ekstra melindungi dalam kasus kerusakan besar . Pemulihan hanya dapat diakses sebelum booting ke Android , tetapi menyediakan opsi cadangan tambahan dalam kasus , untuk alasan apa pun , Android gagal untuk boot dengan benar atau mengalami kesalahan yang melumpuhkan . Hal ini membuat ClockworkMod Pemulihan alat penting bagi mereka yang mencari untuk menginstal versi kustom dari Android .

3. Tetap up to date dengan versi terbaru dari Android

Setelah Anda sepenuhnya didukung Anda siap untuk naik ke salah satu fasilitas utama lainnya rooting , menginstal versi yang berbeda dari Android .

Kita semua tahu bahwa produsen sering cukup lambat dalam memberikan persembahan Android terbaru bahkan untuk handset andalan mereka , apalagi penuaan perangkat . Jadi jika Anda tidak Nexus atau Putar Edition pemilik perangkat , rooting membuka pintu untuk lebih cepat update Android , terima kasih kepada para pengembang yang menempatkan waktu ke dalam port update terbaru untuk berbagai handset .

Hampir semua handset semi- populer memiliki pengikut yang layak pengembang bekerja pada port versi terbaru dari Android untuk handset mereka , yang sebagian besar dapat ditemukan di atas pada XDA Forum . Satu-satunya korban di sini adalah bahwa Anda tidak akan menerima produsen versi resmi Android , sehingga tidak ada update TouchWizz atau Sense5 fitur , tetapi jika kita benar-benar terlalu khawatir tentang hal itu kami mungkin tidak akan rooting di tempat pertama .

4. ROM Kustom berlimpah

Jika saham Android bukanlah hal Anda , ada juga ton ROM disesuaikan lain yang menawarkan fitur unik dan perbaikan default pengalaman Android .


Saya yakin Anda semua pernah mendengar nama besar , CyanogenMod , Paranoid Android , MIUI untuk nama hanya beberapa yang paling populer . Banyak ROM kustom sebenarnya di garis depan inovasi pada Android , yang menawarkan beberapa fitur yang tidak tersedia di tempat lain . Fitur Halo Paranoid Android atau mode multi - ruang kerja OmniROM adalah hanya beberapa contoh .

Tapi serta perkembangan pihak ketiga yang besar , Anda juga akan menemukan banyak pengembang yang lebih kecil tweaker pergi pada pengalaman Android inti , menawarkan ROM dengan baterai jauh lebih unggul atau kecepatan prosesor overclock . Belum lagi bahwa kebanyakan ROM kustom diperbarui ke versi terbaru dari Android sangat cepat juga, membawa Anda yang terbaik dari kedua dunia .

5. Administrator apps istimewa

Sebagai perakaran membuka ketik administrator privileges pada handset Anda, Anda akan segera memiliki akses ke semua file inti pada ponsel Anda . Aplikasi file browser dapat mengambil keuntungan penuh dari ini , memungkinkan Anda untuk memindahkan barang di sekitar pada memori internal Anda jika mengharuskan demikian .

App bijaksana , kita sudah menyentuh pada Titanium Backup , tetapi ada jauh lebih banyak aplikasi yang dapat memanfaatkan akses root , dan hanya tidak tersedia dengan perangkat non - berakar . Para pecandu kecepatan di antara kamu bisa mengambil keuntungan dari software overclocking untuk meningkatkan kinerja atau menghemat baterai , menyediakan bahwa Kernel Anda mendukung overclocking . Atau , penggemar ROM kustom dapat menggunakan manajer ROM untuk menginstal dan memperbarui sistem operasi mereka tanpa perlu untuk flash file zip dari Recovery.

Rooting kadang-kadang dikritik karena mengorbankan keamanan handset , tapi aplikasi keamanan , seperti Cerberus , menggunakan fungsi root untuk mengubur diri jauh ke dalam sistem operasi , membuat mereka sulit untuk akan pencuri untuk menghapus . Aplikasi ini juga dapat diberikan hak akses yang tidak tersedia pada perangkat Unrooted , seperti akses ke data GPS bahkan ketika perangkat terkunci .

Ada juga aplikasi tambahan gesture , data perangkat lunak sinkronisasi , dan bahkan manajer tema untuk menyesuaikan tampilan dari ponsel Anda 


Meskipun ada pilihan untuk men-tweak tema dan yang lainnya yang tidak memerlukan rooting , biasanya melalui peluncur bagian ketiga seperti ADW , perakaran memberikan Anda akses ke file-file penting yang dibutuhkan untuk membuat perubahan dalam folder yang biasanya tersembunyi dari pengguna . Akses ke folder / system / fonts memungkinkan pengguna untuk menginstal dan mengganti font kustom . Anda juga dapat flash file zip dari Pemulihan untuk menginstal tema juga. Tapi jika semua itu folder browsing tidak untuk Anda , ada juga beberapa akar hanya tema aplikasi untuk memilih dari .

Salah satu contoh adalah Tema Chooser , disertakan secara default sebagai bagian dari CyanogenMod , yang memiliki banyak tema kustom yang tersedia , dan bahkan bekerja dengan tema ADW juga. Atau, XThemeEngine bekerja dengan semua handset berakar , yang memungkinkan Anda untuk memilih antara tema setelah menginstal mereka dari file apk tradisional , sehingga tidak perlu untuk flashing file zip atau bermain-main di folder sistem .