Senin, 11 Agustus 2014

Kisah Semut Yang Tawakkal



Di zaman Nabi Sulaiman terjadilah suatu peristiwa, waktu itu Nabi Sulaiman melihat seekor semut melata di atas batu; lantas Nabi Sulaiman merasa takjub dan heran bagaimana semut tersebut bisa bertahan hidup di atas batu yang kering di tengah-tengah padang pasir yang gersang dan tandus. Nabi Sulaiman pun bertanya kepada semut itu: “ Wahai semut bagaimana cara kamu dapat makanan? Apakah kamu yakin bisa memperoleh makanan yang cukup untuk kamu bisa bertahan hidup”.

Semut pun menjawab: “Rezeki di tangan ALLAH, aku percaya rezeki di tangan ALLAH, aku yakin di atas batu kering di padang pasir yang tandus seperti ini pun pasti tersedia rezeki untuk ku”. Lantas Nabi Sulaiman pun bertanya: ” Wahai semut, seberapa banyakkah engkau makan? Jenis makanan apakah yang engkau sukai? Dan berapa banyak makanan yang engkau makan dalam satu bulan?”

Jawab semut: “Aku makan hanya sekadar sebiji gandum setiap satu bulan”.

Nabi Sulaiman pun kemudia berkata: “Kalau kamu makan hanya sebiji gandum sebulan tidak lah sulit bagimu melata di atas batu, aku bahkan bisa membantumu”. Nabi Sulaiman pun mengambil sebuah kotak, dia angkat semut itu dan dimasukkan ke dalamnya; kemudian Nabi mengambil gandum sebiji, dibubuhkan kedalam kotak dan kemudian di tutup lah kotak tersebut.

Kemudian Nabi meninggalkan semut di dalam kotak yang tertutup dengan sebiji gandum didalamnya untuk jatah makanan semut selama satu bulan. Akhirnya satu bulan kemudian Nabi Sulaiman kembali untuk bertemu dan melihat keadaan sang semut. Terlihatlah gandum yang sebiji hanya dimakan setengah saja oleh si semut, lantas Nabi Sulaiman berkata dengan suara yang meninggi: “Kamu rupanya berbohong padaku! Bulan lalu kamu katakan kamu makan sebiji gandum sebulan, ini sudah sebulan lewat tapi kamu hanya makan setengahnya”.
Jawab semut: “Aku tidak berbohong, aku tidak berbohong, kalau aku ada di atas batu aku pasti makan apapun sehingga banyaknya sama seperti sebiji gandum untuk satu bulan, itu karena makanan yang aku cari sendiri dan rezeki itu datangnya dari Allah dan Allah tidak pernah lupa padaku. Tetapi bila kamu masukkan aku dalam kotak yang tertutup, rezekiku bergantung padamu dan aku tak percaya kepada mu, itulah sebabnya aku makan setengah saja supaya tahan dua bulan. Aku takut kamu lupa…”.

Akhirnya Nabi Sulaiman tersenyum dan mengerti dengan penjelasan semut tersebut…
The Moral Behind of the Story:
Demikianlah seekor semut sahabat Nabi Sulaiman telah mengajarkan kita makna hakiki sebuah kemerdekaan, sebuah kemandirian. Kebebasan yang sejati adalah manakala kita hanya menggantungkan keyakinan diri kita hanya kepada Tuhan sangKhalik, Sang Pencipta. Dan tidak menggantungkan diri kita kepada selain Nya, yang bernama makhluk, yang diciptakan.

Inilah harga diri yang mesti kita tanamkan, inilah martabat dan kemulyaan orang yang beriman. Dengan keyakinan tersebut sejarah mencatat peradaban umat manusia telah ditulis dengan tinta emas betapa kemulyaan perjuangan para Nabi yang diwariskan kepada umat manusia. Inilah prinsip perjuangan seluruh Nabi untuk menundukkan diri hanya kepada Tuhan semesta alam, tiada sekutu bagi Nya.
Dalam Agama telah sangat jelas disebutkan bahwa manusia yang merdeka, manusia yang mempunyai jiwa yang lapang adalah manusia yang sholatnya, ibadahnya, hidupnya, serta matinya hanya untuk Allah semata. Sesungguhnya inilah makna yang sebenarnya dari konsepsi keesaan Tuhan.

Manakala setiap tutur kata dan tingkah laku kita senantiasa terjaga dari hal yang sia-sia, terjaga dari keburukan, karena dalam diri telah tertancap keyakinan bahwa segala perkataan dan perbuatan kita senantiasa diawasi oleh Allah tanpa satu detikpun terlewatkan. Bahkan niat kita yang masih didalam hatipun Allah mengetahui. Sehingga dari keyakinan tersebut, timbul kesadaran untuk mendedikasikan hidup dan kehidupan kita karena Allah semata.
Sebagai seorang beriman tidak perlu ada keresahan, kegalauan, atau ketakutan dalam diri. Sesungguhnya Allah Maha Benar, Dia Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya. Kesulitan ekonomi, persoalan keluarga, kelaparan atau apapun permasalahan yang dihadapi manusia bukanlah bentuk kebencian atau ketidak pedulian Allah. Karena Tuhan tak pernah menganiaya hambanya, Dia tidak mungkin berbuat zalim.

Inilah prinsip dan keyakinan Ilahiah yang mesti ada dalam diri-diri setiap insan, laksana akar dari pohon yang membuat kokoh dan akan menghasilkan buah yang bisa dinikmati sekaligus tempat berteduh banyak orang. Laksana Pondasi sebuah bangunan yang menopang sebuah gedung, menopang manusia yang tinggal diatasnya, memberikan perlindungan dan keamanan terhadap panas, hujan, angin bahkan gempa.
Sekiranya diantara kita ada yang masih menganggur belum bekerja jangan pernah berputus asa, karena rezeki bukan hanya dengan cara bekerja pada suatu perusahaan. Sekiranya anda belum dapat melanjutkan sekolah, jangan pernah pesimis dengan masa depan karena kebahagiaan dapat ditempuh dengan berbagai cara. Sekiranya diantara kita ada yang sakit, pantang menyerah untuk berobat dan bersabar karena Tuhan tidak pernah menyia-nyiakan amal dan upaya kita.

Ketika segenap permasalahan menimpa seseorang, itulah cara Allah menguji keimanan hamba-Nya. Saat permasalahan yang datang bertubi-tubi dihadapi serta diselesaikan dengan bijak, sabar, dan bertawakal kepada Allah, maka hamba tersebut adalah orang beruntung yang menyelesaikan ujian dari Allah dengan predikat “lulus”. Allah berjanji bahwa saat hambanya menghadapi permasalahan dengan keimanan sehingga ia lulus dari ujian tersebut, maka Allah naikkan derajatnya sebagai seorang yang bertakwa.
Saat manusia menyandarkan segala sesuatunya kepada makhluk atau benda yang akan didapat hanyalah ketidak sempurnaan serta kekecewaan. Bisa jadi di awal dia akan mendapat keuntungan tetapi itu hanya kesenangan sesaat. Namun bila kita menyandarkan segala sesuatunya kepada Allah, maka ketentraman dan kebahagiaan sejati yang akan kita dapat. Karena Allah Maha Sempurna lagi Maha Penguasa setiap makhluk. Menyandarkan hidup hanya kepada Allah adalah solusi dalam menghadapi segala cobaan dan permasalahan kehidupan.

Oleh karena itu mari pahami terlebih dahulu makna syahadat kita: Kosongkan dulu semuanya, hilangkan kepercayaan anda terhadap apapun, siapapun. Kosongkan terhadap segala kepercayaan yang palsu dan semu. La Ilaha ILALLAH!!!!!! Tiada Tuhan Yang Disembah Selain Allah Ta’ala!!!! Langkah pertama, meniadakan seluruh sesembabahan kepada apa saja selain Allah, Setelah itu tanamkan dan benamkan seluruh keadaran dan hati anda bahwa sesungguhnya yang satu-satunya perlu diyakini keberadaan dan eksistensinya nya hanya Allah semata. Tiada ibadah yang harus dipersembahkan melainkan untuk Allah semata. Tiada yang perlu dituju kecuali menuju Allah semata.
Dengan demikian, manusia yang beriman tidak akan pernah dan tidak akan mau menerima uang SOGOKAN. Dia akan meyakini bahwa rezeki didapat bukan dengan cara-cara seperti itu. Dia akan mencontoh keyakinan seekor semut seperti cerita diatas. Dan jangan sampai iman manusia dikalahkan oleh iman seekor semut!
Dan Janganlah kalian terlalu cepat mengambil keputusan dan persangkaan sebelum kamu mempelajarinya terlebih dahulu dan mendengar penjelasan dari pihak pihak yang terkait.
Semoga Bermanfaat.

Belajar Dari Sebuah Pensil

Nasehat Seorang Nenek Yang Cerdik Dari Sebuah Pencil.
Coba Lihatlah sebuah pencil..!!
Belajar Dari Sebuah Pensil












Apa yang ada dalam fikiranmu Setelah Melihat Pensil…??
Dapatkah kamu mengambil pelajaran dari sebuah pencil yang sering kita gunakan ..??
Bila ingin tahu maka bacalah nasehat nenek yang cerdik ini tentang,
” HIKMAH SEBUAH PENCIL “

Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat.
“Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentang aku?”
Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya,
“Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai. Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti”, ujar si nenek lagi.Mendengar jawaban ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali kepada si nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai.
“Tapi nek, sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya”, Ujar si cucu.
Si nenek kemudian menjawab,
“Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini. Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini”,
Si nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil.
pertama:
pensil mengingatkan kamu kalau kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kamu dalam hidup ini. Kita menyebutnya Allah, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya”.
**
Pensil dituntun oleh tangan,
Jadikan penuntun Kita adalah Allah Swt
kedua:
dalam proses menulis, nenek kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik”.
ketiga:
Pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar”.
**
Penghapus selalu membenarkan kata kata kita dengan menghapus tulisan yg salah.
Kita juga harus mendengar nasehat orang lain apabila kita salah dan segera introspeksi diri.
keempat:
bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu”.
Dalam hal ini yg ada dalam diri kita adalah hati dan nafsu, akal dan fikiran dan semua yg berasal dari dalam diri kita. Harus selalu kita kendalikan.
kelima:
sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan…
Seperti juga kamu, kamu harus sadar kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan tinggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan”
**
kita pun demikian , apa yang kita perbuat akan meninggalkan goresan baik atau buruk yang nantinya akan di hisab,
maka berhati hatilah akan setiap goresan yg kita perbuat.
Semoga bermanfaat,

Jumat, 13 Juni 2014

JADWAL SHOLAWAT HABIB SYEKH BULAN JUNI 2014

1.   -01 Juni 2014 Krama Pela - Jaksel ( Haul Ke III ALM. DR.KH Zaenudin MZ )

2.   -02 Juni 2014 Lapangan Kampus STKIP Al - Mujahidin - Cikarang.

3.   -03 Juni 2014 Lapangan Katapang - Kec.Susukan - Kab. Semarang.

4.   -04 Juni 2014  Rutinan Bustanul Asyiqin - Solo

5.   -05 Juni 2014 Polres Klaten - Klaten

6.   -06 Juni 2014 Padang Astaka - Chukai - Kemaman - Malaysia

7.   -07 Juni 2014 Stadium Petaling Jaya - Kelana Jaya - Malaysia

8.   -08 Juni 2014 Klaten - Jawa Tengah

9.   -09 Juni Di Bagor (Peresmian Pondok) Nganjuk - Jawa Timur.

10.  -10 Juni 2014 Waru -  Jengglong -  Kebak Kramat - Karanganyar

11.  -11 Juni 2014 Lapangan Simpang Lima - Semarang

12.  -12 Juni 2014 PP Mistahul Ulum

13.  -13 Juni 2014 Pondok Pesantren Darut Taqwa - Meteseh - Semarang

14.  -15 Juni 2014  Masjid Assegaf  - Solo    (Jam 8 Pagi.)

15.  -15 Juni 2014 Lapangan Karangwungu - Karangdowo - Klaten

16.  -16 Juni 2014 Bulus - Purworejo

17.  -17 Juni 2014 Pawuhan Dieng Batur -  Banjarnegara  (Siang)

18.  -17 Juni 2014 Kompleks Masjid AN- NUR Sarwodadi Lor -  Gadingrejo -  Wonosobo

19.  -18 Juni 2014 Madrasah Sunan Muria Gawan Tanon - Sragen

20.  -19 Juni 2014 Pondok Pesantren Darul Islah - Kalibata - Jaksel

21.  -20 Juni 2014 Yayasan AL Fachriyyah Kmp, Gaga Larangan - Tangerang (Jam 14.00)

22.  -23 Juni 2014 Pondok Pesantren Progresif - Bumi Sholawat Lebak - Sidoarjo


23.  -25 Juni 2014 JL. TAAT Pekauman  Kendal  - Jawa Tengah


24.  -26 Juni 2014 Ponpes Hidayatul Ulum - Desa Tohkuning - Karangpandan - Karanganyar

24.  -27 Ponpes DARUL MUSTHOFA - Plosokerep Winong Penggung - Boyolali
 


PENGUMUMAN : Jadwal ini bersifat sementara dan dapat dirubah sewaktu - waktu.
Jadwal ini didapat dari berbagai sumber yang ada di Grup-grup FB .
NB: BERSHOLAWATLAH KALIAN DENGAN GEMBIRA DAN DENGAN ADAB YANG BAIK

"KARENA BUKAN ACARA KONSER TAPI MAJELIS DZIKIR DAN SHOLAWAT DUDUK DAN BISMILLAH "

* GEMBIRAKANLAH RASULULLOH DENGAN AMAL DAN AHLAK KALIAN SEBAGAIMANA RASULULLOH MEMBELA KALIAN*

*TUNJUKAN AHLAK BAIK KITA DIMANA PUN KALIAN BERADA*
( HABIB SYEKH BIN ABDUL QODIR ASSEGAF )



Pamflet Acara :



Foto: MEGA MAWLID 2014 
KEMAMAN BERSELAWAT 

PADA 6 JUN 2014 , JUMAAT 
7 MALAM - 11 MALAM 

BERSAMA :
HJ. YAACOB HJ.ELIAS 
HABIB SYECH ASSEGGAF
HABIB NAQIB ABU BAKAR 

SEMUA HADIRIN HADIRAT DI JEMPUT HADIR

" SHOLLU 'ALAN NABI MUHAMMAD "










































Jumat, 30 Mei 2014

Cara Memasang Breaking News Di Blog

Silahkan ikuti tutorial berikut.

Screenshotnya Di bawah ini :




Langkah-langkah  Memasang Breaking News keren di Blog

1. Login dulu ke akun blog sobat
2. Klik rancangan --> Edit HTML
3. Letakkan kode berikut di atas kode ]]></b:skin>


.newspic {background:#252525 url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWvdAelHj0HkIhggfn4gPeC1NKw7f1UJ6oIeZGYSTQXuxWNwtqa3939FID5IdQILImyhNlp1hbIn2kn3OlqZS1j5au8-HTqfMwJBR8UMcPsoTmqLD0zeG99lW_tD2YY1ndmJyFETFrat0/s1600/BRK+NW.png) no-repeat top left;width:979px;margin:0 auto;padding:0 auto; height:24px;color:#fff;}
.news {width: 979px;margin:0 auto;padding:0 auto;line-height: 1.2em;text-align:left;font-family:Arial;font-size:11px;color:#fff;overflow:hidden;clear:both;}
.news a:link, .news a:visited{color:#000000;text-decoration:none;}
.news a:hover {color:#ddd;text-decoration:underline;}


Catatan :

Sesuaikan kode yang berwarna biru dengan ukuran template blog sobat, biar tampilannya sesuai dengan blog sobat,



4. Kemudian letakkan kode berikut di atas kode </head> 

<script src='http://www.google.com/jsapi?key=ABQIAAAAUMsU2d40bO1-m8DeADFRexTdcQS31_Y0TkToW9tE1XWPEnv6YBSa1QfZaAr4GJ8-AZkWddpnW9Y0hA'></script>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
var gfeedfetcher_loading_image="indicator.gif";google.load("feeds","1");function gfeedfetcher(c,a,b){this.linktarget=b||"";this.feedlabels=[];this.feedurls=[];this.feeds=[];this.feedsfetched=0;this.feedlimit=5;this.showoptions="";this.sortstring="date";document.write('<div id="'+c+'" class="'+a+'"></div>');this.feedcontainer=document.getElementById(c);this.itemcontainer="<li>"}gfeedfetcher.prototype.addFeed=function(b,a){this.feedlabels[this.feedlabels.length]=b;this.feedurls[this.feedurls.length]=a};gfeedfetcher.prototype.filterfeed=function(b,a){this.feedlimit=b;if(typeof a!="undefined"){this.sortstring=a}};gfeedfetcher.prototype.displayoptions=function(a){this.showoptions=a};gfeedfetcher.prototype.setentrycontainer=function(a){this.itemcontainer="<"+a.toLowerCase()+">"};gfeedfetcher.prototype.init=function(){this.feedsfetched=0;this.feeds=[];this.feedcontainer.innerHTML='<img src="'+gfeedfetcher_loading_image+'" /> Loading news...';var a=this;for(var b=0;b<this.feedurls.length;b++){var c=new google.feeds.Feed(this.feedurls[b]);var d=(this.feedlimit<=this.feedurls.length)?1:Math.floor(this.feedlimit/this.feedurls.length);if(this.feedlimit%this.feedurls.length>0&&this.feedlimit>this.feedurls.length&&b==this.feedurls.length-1){d+=(this.feedlimit%this.feedurls.length)}c.setNumEntries(d);c.load(function(e){return function(f){a._fetch_data_as_array(f,e)}}(this.feedlabels[b]))}};gfeedfetcher._formatdate=function(a,c){var d=new Date(a);var b=(c.indexOf("datetime")!=-1)?d.toLocaleString():(c.indexOf("date")!=-1)?d.toLocaleDateString():(c.indexOf("time")!=-1)?d.toLocaleTimeString():"";return"<span class='datefield'>"+b+"</span>"};gfeedfetcher._sortarray=function(a,b){var b=(b=="label")?"ddlabel":b;if(b=="title"||b=="ddlabel"){a.sort(function(e,d){var g=e[b].toLowerCase();var f=d[b].toLowerCase();return(g<f)?-1:(g>f)?1:0})}else{try{a.sort(function(e,d){return new Date(d.publishedDate)-new Date(e.publishedDate)})}catch(c){}}};gfeedfetcher.prototype._fetch_data_as_array=function(b,a){var d=(!b.error)?b.feed.entries:"";if(d==""){alert("Google Feed API Error: "+b.error.message)}for(var c=0;c<d.length;c++){b.feed.entries[c].ddlabel=a}this.feeds=this.feeds.concat(d);this._signaldownloadcomplete()};gfeedfetcher.prototype._signaldownloadcomplete=function(){this.feedsfetched+=1;if(this.feedsfetched==this.feedurls.length){this._displayresult(this.feeds)}};gfeedfetcher.prototype._displayresult=function(a){var e=(this.itemcontainer=="<li>")?"<ul>\n":"";gfeedfetcher._sortarray(a,this.sortstring);for(var c=0;c<a.length;c++){var d='<a href="'+a[c].link+'" target="'+this.linktarget+'" class="titlefield">'+a[c].title+"</a>";var b=/label/i.test(this.showoptions)?'<span class="labelfield">['+this.feeds[c].ddlabel+"]</span>":" ";var g=gfeedfetcher._formatdate(a[c].publishedDate,this.showoptions);var f=/description/i.test(this.showoptions)?"<br />"+a[c].content:/snippet/i.test(this.showoptions)?"<br />"+a[c].contentSnippet:"";e+=this.itemcontainer+d+" "+b+" "+g+"\n"+f+this.itemcontainer.replace("<","</")+"\n\n"}e+=(this.itemcontainer=="<li>")?"</ul>":"";this.feedcontainer.innerHTML=e};
var gfeedfetcher_loading_image="indicator.gif";function gfeedrssticker(d,b,a,c){this.tickerid=d;this.delay=parseInt(a);this.mouseoverBol=0;this.itemsperpage=1;this.messagepointer=0;gfeedfetcher.call(this,d,b,c);this.itemcontainer="<div>";this.tickerdiv=document.getElementById(d)}gfeedrssticker.prototype=new gfeedfetcher;gfeedrssticker.prototype.constructor=gfeedrssticker;gfeedrssticker.prototype._displayresult=null;gfeedrssticker.prototype.entries_per_page=function(a){this.itemsperpage=a};gfeedrssticker.prototype._signaldownloadcomplete=function(){this.feedsfetched+=1;if(this.feedsfetched==this.feedurls.length){this._initscroller(this.feeds)}};gfeedrssticker.prototype._initscroller=function(a){var c=this;gfeedfetcher._sortarray(a,this.sortstring);this.itemsperpage=(this.itemsperpage>=a.length)?1:this.itemsperpage;var b=a.slice(this.messagepointer,this.itemsperpage);this.tickerdiv.innerHTML=formatrssmessage(b,this.showoptions,this.itemcontainer,this.linktarget);this.tickerdiv.onmouseover=function(){c.mouseoverBol=1};this.tickerdiv.onmouseout=function(){c.mouseoverBol=0};this.messagepointer=this.itemsperpage;if(window.attachEvent){window.attachEvent("onunload",function(){c.tickerdiv.onmouseover=c.tickerdiv.onmouseout=null})}setTimeout(function(){c._rotatemessage()},this.delay)};function formatrssmessage(d,b,f,g){var c=(f=="<li>")?"<ul>\n":"";for(var e=0;e<d.length;e++){var h='<a href="'+d[e].link+'" target="'+g+'" class="titlefield">'+d[e].title+"</a>";var j=/label/i.test(b)?'<span class="labelfield">['+d[e].ddlabel+"]</span>":" ";var k=gfeedfetcher._formatdate(d[e].publishedDate,b);var a=/description/i.test(b)?"<br />"+d[e].content:/snippet/i.test(b)?"<br />"+d[e].contentSnippet:"";c+=f+h+" "+j+" "+k+"\n"+a+f.replace("<","</")+"\n\n"}c+=(f=="<li>")?"</ul>\n":"";return c}gfeedrssticker.prototype._rotatemessage=function(){var b=this;if(this.mouseoverBol==1){setTimeout(function(){b._rotatemessage()},100)}else{var a=this.feeds.slice(this.messagepointer,this.messagepointer+this.itemsperpage);this.tickerdiv.innerHTML=formatrssmessage(a,this.showoptions,this.itemcontainer,this.linktarget);this.messagepointer=(this.messagepointer+this.itemsperpage>this.feeds.length-1)?0:this.messagepointer+this.itemsperpage;setTimeout(function(){b._rotatemessage()},this.delay)}};
//]]>
</script>
<style type='text/css'>
.titlefield{ /*CSS for RSS title link in general*/
text-decoration: none;}
.labelfield{ /*CSS for label field in general*/
color:#aaa;font-size: 100%;}
.datefield{ /*CSS for date field in general*/
color:#aaa;font:normal 14px Arial;text-transform:none;}
#example1{ /*Demo 1 main container*/
width: 780px;
height: 14px;
border: 0px solid #aaa;
padding: 0px;
font:bold 16px Arial;
text-transform:none;
text-align:left;
background-color:transparent;}
code{ /*CSS for insructions*/
color: #fff;}
#example1 a:link, #example1 a:visited {color:#f2f2f2;text-decoration:none;}
#example1 a:hover {color:#C8D3F2;text-decoration:none;}
</style>


5. Cari kode <div id='header-wrapper'> ( gunakan Ctrl + F  untuk mempermudahkan) dan letakkan kode berikut tepat di bawahnya.

<div class='newspic'>
<div style='float:left;width:979px;padding:1px 0 6px 130px; position:relative; overflow:hidden;'>
<script type='text/javascript'>
var cssfeed=new gfeedrssticker(&quot;example1&quot;, &quot;example1class&quot;, 4000, &quot;_new&quot;)
cssfeed.addFeed(&quot;Creating Website&quot;, &quot;http://Hurifile.blogspot.com/feeds/posts/default&quot;) //Specify &quot;label&quot; plus URL to RSS feed
cssfeed.displayoptions(&quot;date&quot;) //show the specified additional fields
cssfeed.setentrycontainer(&quot;div&quot;) //Wrap each entry with a DIV tag
cssfeed.filterfeed(10, &quot;date&quot;) //Show 10 entries, sort by date
cssfeed.entries_per_page(1)
cssfeed.init()
</script>
</div>
<div style='clear:both;'/>
</div>


Catatan :

Ganti http://Hurifile.blogspot.com dengan url blog sobat.



6. Klik save dan lihat hasilnya.

Terima Kasih Semoga Bermanfaat :D

Rabu, 28 Mei 2014

JADWAL SHOLAWAT HABIB SYEKH BULAN MEI 2014

1.    -01 Mei 2014 Gowok Sabrang Dukun - Magelang.

2.    -02 Mei 2014 PP Al - Inshof  - Plesungan - Mojosongo.

3.    -03 Mei 2014 Lapangan Sempur - Bogor - Jawa Barat

4.    -04 Mei 2014 Masjid Jami' Makkah Bukit Cimangu - Bogor

5.    -06 Mei 2014 Gunting - Wonosari - Klaten

6.    -07 Mei 2014 Gedung Bustanul Asyiqin - Solo

7.    -08 Mei 2014 BP Mardoko Panut Sidoarum Sleman -  Yogyakarta

8.    -10 Mei 2014 Kediaman Habib Alwi  - Kembangan - Jakarta Barat

9.    -11 Mei 2014 Lapangan Sumber Trucuk -  Klaten

10.  -12 Mei 2014 Alun - alun Nganjuk

11.  -13 Mei 2014 Wonokerto - Kec. Bancak  - Kab Semarang.

12. - 14 Mei 2014 Gedung Bustanul Asyiqin - Solo

13.  -15 Mei 2014  Alun - Alun Purworejo

14.  -20 Mei 2014 PP Miftakhurrosyidin Cekelan - Temanggung

15.  -23 Mei 2014 Alun - Alun Trenggalek

16.  -24 Mei 2014 Lap. Aula Mukti PP Lirboyo  - Kediri

17.  -26 Mei 2014 Lao.Polres Bantul - Yogyakarta

18.  -27 Mei 2014 Stadion Krida Bhakti Purwodadi - Jawa Tengah

19.  -28 Mei 2014 Rutinan Gedung Bustanul Asyiqin  -  Solo

20. -29 Mei 2014 Stadium Mini Kulai - Kulaijaya - Johor - Malaysia

21. -30 Mei 2014 Bukit Layang-layang - Pasir Gudang - Johor - Malaysia



NB: BERSHOLAWATLAH KALIAN DENGAN GEMBIRA DAN DENGAN ADAB YANG BAIK

"KARENA BUKAN ACARA KONSER TAPI MAJELIS DZIKIR DAN SHOLAWAT DUDUK DAN BISMILLAH "

* GEMBIRAKANLAH RASULULLOH DENGAN AMAL DAN AHLAK KALIAN SEBAGAIMANA RASULULLOH MEMBELA KALIAN*

*TUNJUKAN AHLAK BAIK KITA DIMANA PUN KALIAN BERADA*
( HABIB SYEKH BIN ABDUL QODIR ASSEGAF )

PENGUMUMAN : Jadwal ini bersifat sementara dan dapat dirubah sewaktu - waktu.
Jadwal ini didapat dari berbagai sumber yang ada di Grup-grup FB .

Pamflet Acara :